Senin, 17 November 2014

kangen?

edisi kangen! haha iyaaaaaa. makasih banyak lho visitor, saya jadi kangen buka situs ini lagi.
tiba-tiba keinget aja sama blog yang jadi tempat curhatan random tapi jarang apdet ini huehe. ternyata blog ini useful lah hahahaa senangnyaaaaa.

jadi, ceritanya gini. sempet beberapa postingan dibawah itu saya menyinggung tentang tempat PKL/magang saya kemaren, PT. Yummy Food Utama. eh ndelalah, ada yang tiba-tiba ngehubungin saya via twitter, nanya pernah PKL gak di Yummy. bingung kan ada orang gak dikenal, bukan temen kampus, bukan temen sekolah dulu, tiba-tiba nanya, via twitter lagi-artinya tau twitter saya ya- hihihi. usut punya usut eh ternyataaaaa yang bersangkutan pernah baca blog saya yang tentang PKL-an itu haha. jadi mesam mesem gak jelas haha.

yang kedua. tiba-tiba junior sms saya, nanya hal yang sama: "pernah PKL di Yummy?". ya saya sih yang ini gak heran karena memang di kampus saya, pasti ada database tempat senior-seniornya PKL. nah saya pikir pasti dari database itu. si junior ini ketemu saya lah akhirnya, ngobrol-ngobrol soal PKL. trus spontan lah saya tanya: "kamu tau lokasinya Yummy?", dijawab "iya tau kak, aku search di goo*gle perusahaan di sekitaran Jl. Raya Bogor gitu, eh ketemu Yummy." nggak berenti disitu, doi nerusin "trus aku juga liat ada kak nita yang nulis tentang Yummy di BLOG". hahahahahahaha spontan gak pake malu gak pake apa teriak *padahal lagi di lab* *untung gak ada Pak Wanto* *untung masih bisa dikendaliin* sambil ketawa berderai *berderai maksudnya gimana ya?* haha pokoke kayak kuwe lah.

aduh zaaan zaaaaaaan *kalo kata kutir*. seneng rada terharu gimana gitu *LEBAY LU NIT* hahaha. ternyata dibalik celotehan otak sengkle di blog ini ada juga yang menemukan secercah harapan haha. makasih loh ya dua orang ini yang kembali membuat saya mau menulis di blog ini, saat ini. bener-bener kangen, gak tau gimana kabarnya si blog yang udah lama ditinggal haha. nggak cuma isinya curhatan mewek atau kesel belaka di blog ini, ternyata kamu memberikan manfaat lho blog :)))) proud of you deh *kiss kiss kalo kata princess syahrini mah*

mau cerita apa lagi? bingung. seneng aja nulis disini, tanpa aturan yang mengekang, bebas, luas, bisa dibaca siapa aja, gak perlu takut deh hahaha.

Minggu, 29 Juni 2014

because I'm strong, more than what you think

itu sugesti positif. iya sugesti positif ditengah kenegatifan yang saat ini sedang saya hadapi
apa yang terjadi? mungkin ini hanyalah perasaan saya yang terlalu 'dalam', terlalu dipikir, nggak bisa cuek. sudah saya coba untuk mengatasinya, salah satunya bercerita, tapi tetap saya ingin ungkapkan disini.

jarak jauh, itulah yang saya alami saat ini. awalnya berat, bisa dikatakan: I'm sick of that, yes real sick. sempet ngalamin meriang, mual, muntah, pusing nggak jelas sebelum bahkan sampai doi fix pindah. tapi ternyata hidup saya tidak seberat yang saya bayangkan sebelumnya kok. saya masih punya teman-teman yang bisa bikin saya ketawa. yeah, but life isn't easy as it. berjalan agak lama, mulailah muncul bahan bercandaan (baca ceng-cengan) karena status saya yang 'baru' ini. saya sih cuek aja, bodo amat dan cuma ketawa sama apa yang mereka bercandain ke saya. tapi sempet beberapa kali itu jadi bahan pikiran saya dan saya curhat ke doi. dan jawaban bijaknya yang selalu keluar:  "sabar dan terus berusaha untuk mencapai tujuan kamu dan saya, tujuan kita"
memang paling bisa doi mengeluarkan jurus andalannya itu dan saya hanya terdiam. seakan dia bicara: "eling" yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah: "ingat"

makin ke belakang, angin makin kuat berhembus dan itu membuat saya (sedikit) rapuh. disaat teman saya menceritakan kebahagiannya bersama pacar barunya saya hanya bisa berucap selamat, turut berbahagia dan tersenyum. sementara, saya hanya bisa menurunkan 'hujan' dari mata. memang saat ini saya belum bisa seperti dirinya, menikmati makan malam atau malam minggu bersama. saya iri? saya sirik? iri mungkin, tapi sirik no! setiap pasangan punya waktunya sendiri untuk itu. saya sudah merasakannya selama beberapa waktu lalu dan ia baru merasakannya kembali.
sempat merasa ingin kembali disaat saya bisa makan malam atau malam minggu bersama. kangen? IYA JELAS!! dan yang bisa saya lakukan hanya menurunkan 'hujan' lalu berdoa. nyesek rasanya jika melihat pasangan-pasangan baru di sebuah organisasi yang saya ikuti tertawa bercanda, bersama.

mungkinkah itu yang teman-teman saya rasakan dulu ketika saya baru memulai hubungan dengannya?

ada pula beberapa teman saya yang berbicara dengan teori-teori LDR yang katanya sih gak bertahan lama. sebenernya sih itu tergantung gimana kedua orang itu berkomunikasi, memahami dan mengerti satu sama lain. ada juga statement "yg setia kalah sama yg selalu ada" atau dengan pertanyaan ini "pulang sama siapa?" "sendiri" "nggak dijemput?" "......... (dijemput siapa?)". HAH! SAYA GERAH! saya berharap saya bisa menganggap semua hal tersebut hanya MENJADI ANGIN LALU yang tidak perlu saya pikirkan dalam-dalam. memang ya, kalo menuntut lingkungan yang mengerti kita memang tidak akan pernah ada habisnya, tapi bagaimana kita menyesuaikan diri dengan lingkungan :)

pergulatan batin. tapi saya selalu diingatkan ketika saya merasa hal seperti ini. harusnya saya bisa bersyukur, masih punya someone there yang peduli dan mau dengerin curhatan saya, yang selalu sabar ngadepin ketidaksabaran saya. terimakasih...

semoga yang belum dipertemukan dapat segera dipertemukan dengan yang terbaik yaa! bye.

Rabu, 26 Maret 2014

keteledoran part kesekian kali

puncak perasaan, nggak tau harus gimana dan ke siapa ini diungkapkan.
kejadian seminggu lalu. walaupun sudah berulang kali dibilang "nggak apa-apa" dan "yaudah, sebagai pembelajaran aja, besok jangan diulangi lagi" tapi entah mengapa selalu selalu dan selalu saja pikiran itu membayangi pikiran saya.
jadi begini cerita singkatnya. si doi wisuda minggu kemarin, saya yang punya hubungan dengannya diminta tolong untuk menemani adik si doi selama acara wisuda berlangsung karena si adik tidak bisa masuk, hanya kedua orang tua nya yang bisa masuk karena menggunakan undangan khusus yang berlaku untuk dua orang.
saya otomatis nggak mau kesempatan itu gagal. rencana udah di-setting sedemikian rupa. tampil maksimal udah dalam angan-angan. selesai kuliah jam 9 langsung cus ke kosan salah satu teman untuk dandan segala macem. berhubung dia belum di tempat, jadilah saya nyicil apa yang bisa saya kerjakan. sambil haha-hihi cerita, mungkin karena keasyikan ngobrol dan nggak sadar waktu, jam 10 lewat baru touch-up muka. padahal target saya jam 10.30 saya udah harus di tempat sana. molor ternyata sampe hampir jam 11 saya baru sampai di tempat. sepatu yang ternyata kurang nyaman dipakai, ditambah insiden tali tas putus pas mau berangkat. selama touch-up udah dihubungin bolak balik, "kamu ada dimana?" dan itu bikin saya nggak konsen, makin nggak sabaran buat cepet sampai ditempat. ARRRGGGHHH this situation makes me crazy!! panik, jelas!
dan begitu udah sampai di tempat, bener aja. wisudawan udah keluar dan saya cuma bisa speechless. gagal saya, gagal udah nemenin adik si doi. calling sana sini akhirnya ketemu doi dengan toga nya, ditemenin adiknya. begitu saya tanya "Bapak Ibu mana?", doi cuma bilang "udah di mobil" AAAAHHHHHH hancur sudah perasaan saya. nemenin doi foto sana-sini, ikutan haha-hihi dan balik ke mobilnya doi.
disitu jujur perasaan saya udah nggak karuan, antara malu, sedih, takut, begitulah. cuma bisa berucap kata maaf untuk kedua orang tua dan adiknya..

GAGAL TOTAL. MISSION FAILED.
setelah si Bapak Ibu adik pulang kembali ke kota asal hari itu juga, langsung lah saya ceritakan apa yang sebenarnya terjadi. nggak kuasa akhirnya pecah juga, sesenggukan di depan doi-yang harusnya tidak saya lakukan di depannya karena itu hari bahagianya-. cuma bisa ngomong "maaf" dan yah mengakui kesalahan, keteledoran dan kebodohan saya hari itu. tapi ia hanya tersenyum dan berusaha menenangkan keadaan saya.
oke, saya tenang dan berusaha untuk tidak melakukan hal itu lagi. lumayan bisa mengobati 'luka hati' selama beberapa hari kemudian.

sempat ditawari *yang katanya hanya bercandaan* untuk ikut ke rumah doi saat doi pulang pas nyoblos nanti. jujur perasaan nggak enak masih ada, mau ditaroh dimana ini muka? takut iya, tapi saya mau. saya pikir bisa MENEBUS KESALAHAN dan keteledoran saya kemarin dengan salah satu cara ini..
tapi... ternyata doi belum bisa mewujudkan itu, dengan beberapa alasan yang menurut saya logis memang. dan... yah begini, merasa bersalah lagi, malu.. bagaimana cara saya untuk menebus kesalahan saya pada mereka?

saya egois? yah, it's up to you. saya nggak bisa membohongu diri saya sendiri. sebelum saya menemukan cara untuk meng-cover kesalahan saya kemarin, saya belum bisa memaafkan kebodohan dan keteledoran saya. mau berapa kali pun dibilang "udah nggak usah disesali, dijadikan pelajaran aja supaya lebi baik", tapi saya belum bisa sampai sekarang.. jujur kadang nyesek liat orang lain, foto berdua dengan doi-nya pas wisudaan. iri? iya bisa dibilang begitu, 'cause I MISSED THAT MOMENT. ya, momen sekali seumur hidup..

maaf jika saya terlalu berlarut-larut, saya memang belum bisa melupakan hal itu dan otomatis belum bisa memaafkan diri saya.. karena bagi saya, pertemuan pertama akan menentukan bagaimana kita dipandang nantinya. saya ingin dihargai, maka harusnya saya lah yang menghargai mereka terlebih dahulu. tapi?? aaaaahhhh begitulah pada akhirnya..
dan ternyata kesempatan untuk meng-cover kesalahan itu belum ada..

tapi, terimakasih Tuhan atas segala yang telah Kau berikan. nikmat yang masih Kau berikan ketika aku bisa hadir saat wisudanya, walaupun dengan perasaan yang belum lega hingga sekarang. terimakasih sudah memperkenalkan aku pada mereka, yang menyapaku dengan tangan terbuka. dan... terimakasih atas pelajaran yang telah Kau berikan untuk LEBIH MENGHARGAI WAKTU

Selasa, 11 Maret 2014

mendukungmu: kemarin, sekarang, esok

selamat ya, Albertus Denis Prasetya yang udah resmi dapet gelar S.E. tapi belum mindah tali toga :)
mau cerita apa? ini sebenernya cuma sekedar buang sampah karena tong sampahnya udah penuh.
skripsi. memang itu yang harus dihadapi seorang mahasiswa untuk mendapatkan gelar sarjananya. dimulai di awal 2013, saat kau mulai sibuk kesana sini untuk penelitianmu, masih mendampingi dosen mu yang sangat sayang padamu, juga masih mendampingi aku dan teman-temanku di kepengurusan. aku senang melihatmu bekerja keras untuk masa depanmu. kadang aku yang suka kecewa karena dirimu terlalu sibuk.

memasuki pertengahan tahun, dirimu masih saja sibuk, ganti judul skripsi, proposal pun belum tersentuh. masih sibuk dengan dosen yang sangat sayang padamu. aku pikir dirimu bisa mengejar untuk mendapatkan gelar sarjanamu pada september 2013. ternyata, Tuhan belum mengijinkan, hingga di penghujung tahun 2013 pun belum. pertengahan hingga akhir tahun 2013 menjadi masa sibukmu dengan penelitianmu, ketemu dosen, sedikit menghiraukan dosenmu yang seperti nya selalu ingin ada kamu di sisimu. hingga kamu menerapkan peraturan untukku, hanya bertemu di waktu tertentu. berat rasanya bagiku saat itu. air mata yang keluar jadi hal yang biasa. tapi, aku egois bila hanya ingin bertemu dirimu selalu, maka aku redam rasa egois ini demi masa depanmu.

semangatmu selalu kamu tularkan ke aku untuk menjalani kejenuhan kehidupan kampus: akademis, organisasi dan sebagainya. rasa ingin pulang pun sudah tak terbendung lagi. tapi Tuhan tak mengijinkan hingga akhirnya hari Natal tiba. sungguh indah rasanya setelah penantian 4 bulan :)
kamu pun masih tetap berada di kota perantauan, membereskan penelitianmu dan skripsimu.

januari 2014. uas menjelang dan kamu masih sibuk mengurus skripsi mu dan bersiap untuk seminar. tak banyak waktu bertemu karena aku pun sedang ujian. hingga tibalah saatnya aku untuk kembali ke kota asalku sesudah uas untuk menjalankan kewajiban akademisku. dan kamu akhirnya melaksanakan seminar tanpa adanya aku di ruangan itu. berat rasanya, sangat berat tidak bisa mendampingimu di saat pentingmu. ingin rasanya aku kembali ke perantauan untuk melihat dirimu memaparkan hasil penelitianmu. tapi dengan kebesaran hatimu, kamu menyemangati ku untuk menjalani masa magangku dan memaklumi alasan aku tak bisa hadir disampingmu saat kamu seminar.

semakin sibuk dirimu dengan ujian skripsi dan pendadaran yang harus kamu lalui. hanya bisa menghubungi lewat telepon, beberapa menit saja. saling menyemangati, bercanda, tertawa. hingga tiba saatnya kamu harus melewati ujian penentuan kelulusanmu, pendadaran. dan siang hari itu aku mendapatkan kabar darimu bahwa kamu lulus. turut bahagia dengan keberhasilanmu.. tapi sayangnya aku masih belum bisa menemanimu disaat itu, maafkan aku..

hari yudisium pun tiba dan aku harus kembali ke perantauanmu. bertemu denganmu yg telah berpisah selama sebulan, melihatmu memakai kemeja putih dan celana hitam, kembali dengan kejailanmu saat aku berjalan di pelataran stasiun saat itu.

hingga akhirnya kamu pun berkata bahwa kamu berencana akan kembali ke kota asalmu, ke rumahmu setelah acara memakai toga berlangsung. sedih, iya sedih. kamu pun tau bagaimana aku berat melepasmu, tak mampu berkata ketika mata ini berkaca-kaca. tapi, kembali aku belajar bahwa aku tak boleh egois. kamu pun kembali untuk menimba ilmu lebih banyak yg belum kamu dapatkan disini.
dan kamu pun berusaha untuk menjalani masa pantang dan puasa ini bersama, sebelum kamu kembali ke kota asalmu. terimakasih sudah meluangkan waktumu untukku menikmati waktu terakhir bersamamu..

terimakasih atas segala dukungan dan semangatmu, mulai dari awal kamu dan aku berkenalan, hingga melihatmu memakai togamu..
seperti apa yang kamu katakan, bahwa aku tak boleh terlalu tergantung padamu, aku juga harus memperhatikan dan menyadari lingkungan sekitarku diluar dirimu. dan hal itu sedang aku usahakan, maaf tidak bisa menyediakan banyak waktu untukmu saat ini, mungkin keadaan yg sedang berbalik saat ini.
aku tak mau menjadi beban pikiran mereka, aku tak mau mereka berdebat hanya karena diriku yang mungkin tak pernah menyadari kehadiran mereka. malu sebenarnya diriku pada mereka yang sebenarnya punya waktu untukku hanya aku yg belum peduli pada keberadaan mereka

maaf atas kesalahanku. mungkin salah apa yang aku rasakan ini. aku yang tidak pernah mengerti arti seorang sahabat, aku yang egois dan selalu asik dengan duniaku dan doi. aku tidak ingin ada perdebatan atas perbedaan sudut pandang lagi. tapi, perlu aku sampaikan bahwa aku tidak merasa dikendalikan, ia hanya memberikan saran yg menurutku baik dan aku ikuti itu. maaf, tapi ini yg aku rasakan..
aku juga tak ingin waktuku untuk kalian hanya menjadi keterpaksaan belaka seperti yg kalian lihat, aku juga ingin luwes jika berada bersama kalian. biarlah aku belajar kembali. semangat yang aku dapatkan juga ingin aku bagikan pada kalian yang sudah mendukungku, memberi aku pelajaran..

aku memang belum membuka diri seutuhnya, karena memang inilah diriku. kadang aku merasa diriku 'garing', 'krik-krik' atau sok pintar saat membahas sesuatu. kadang masih merasa kikuk apabila berada diantara kalian. aku belum bisa se-ceriwis kalian, entah karena apa..
tapi yg jelas aku menyadari bahwa kalian ternyata memperhatikanku, aku juga ingin berada ditengah kalian, tertawa ria, bercanda bersama..

maaf jika apa yang aku tulis ini berlebihan atau membuat perasaan kalian tidak nyaman tiba2. tapi aku hanya berusaha terbuka, jujur dan semoga dapat membawa ke perubahan yg lebih baik.

terimakasih mas denis.. terimakasih kawanku.. :')

Senin, 24 Februari 2014

susah move on!

galau lagi? iya. soal cinta? haha bukan koook
jadi ini soal tempat pkl kemaren, PT. Yummy Food Utama :') haha lebay ya? kalo saya menilai sih enggak *yaiyalah* emang ada apa sih disitu? cekidot.
diriku ditempatkan disebuah divisi, quality control namanya. dikepalai oleh seorang Manager tangguh bekas geng motor, Ibu Eni, didampingi oleh seorang supervisor yang tangguh pula nan metal, Mbak Gati. nggak lupa pula yang biasa jd temen ngobrol si Ibu manager di sebelah ruang, Pak Yoga *yang ini tampangnya lumayan* hahaha
ada lagi pelengkap lainnya, Pak Marsudi, Mas David, Dika, Octa and the laaast, Mbak Rena. yeaaay!
maaf ya nggak ada foto lengkap mereka, nggak enakan ngajak2 foto haha, doi semua syibuuuk.
so, saya juga ditemani oleh 2 orang supergirl asal rantau jogja, Mbak Nanda dan Mbak Yuli-yang awalnya saya kira sesama angkatan 2011, ternyata saya lebih muda setahun! :3
5 minggu bersama mereka memang tak terasa lama. bersama dengan kebodohan-kebodohan kami-yang masih mahasiswa- hahaha. Mbak Nanda, yang pernah menggetarkan Lab QC karena salah posisi saat men-sentrifuge tabung reaksi untuk uji lemak. Mbak Yuli yang dengan polosnya membuang susu kambing Bangun Karso sementara kadar lemak belum diuji. dan saya, yang pernah memecahkan tabung reaksi di minggu pertama magang. hahahaha
dan baru diketahui juga, 2 orang staff ternyata lebih muda dari saya dan mbak-mbak asal rantau jogja itu. they're Octa dan Dika. yeah, they're 19 years old. oh men, really?!! iya, mereka lulus SMK tahun 2012, yang artinya lebih muda satu tahun dari saya. awalnya manggil dengan imbuhan 'mas' ternyata eh ternyataaaa~
also, Mbak Rena. doi angkatan 2008, jurusan mikro, fakultas pertanian UGM. newbie sejak akhir desember di perusahaan tsb. Mbak Rena-lah yang lebih sering bersama kami dibanding dgn staff yang lain. doi kerjanya di lab mulu sih, jadi deh kita sering becanda, ketawa bareng hmm really miss that moment guys..
memang, saya akui magang di perusahaan ini kurang mendapat bimbingan, tidak seperti teman-teman lain yang berada di perusahaan berbeda. setiap hari, rutinitas yang dilakukan hampir sama, kecuali kami yang proaktif minta kesana-sini, sekedar kepo untuk bahan laporan kami nantinya. tapi, inilah yang harus saya syukuri. saya dituntut untuk lebih proaktif dibanding 2 teman lainnya, apalagi saya seminggu lebih lama magangya dibandingkan mereka.
ngeluh? iya sempet di awal magang hahaha. capek, berangkat pagi pulang sore, suka ujan, dan blablablabla lainnya. tapi, inilah hidup, inilah realita kehidupan jakarta. saya sempat berpikir "apakah saya akan sanggup jika suatu saat nanti saya bekerja di kota metropolitan ini?" Jakarta, dengan kemacetan dan polusi udara nya yang sempat membuat saya mual dan pusing. sangat berbeda dengan daerah rantau saya, Purwokerto, dimana tidak ada kemacetan, serta gaya dan biaya hidup yang jauuuuhh lebih sederhana dan murah.

seorang staff yang baru, Octa, juga mengajarkan saya, tapi tanpa melalui kata-katanya dan tidak memberi tahu saya layaknya seorang guru pada muridnya. apa sih emangnya? jadi saya diajarkan lebih ikhlas, tulus dan gak mudah ngeluh. pernah suatu saat, octa lagi banyak kerjaan ini itu, ribet lah pokoknya. ditambah lagi si mbak supervisor dan ibu manager minta tolong ini itu, ditambah kami yang bawel dengan memintanya untuk mencuci petri dish yang sudah sangat iyuh saat itu. dan ia hanya menjawab pendek: "oke", "iya nanti jam 5 gue kerjain", "siap, Ibu", dengan nada yang sangat nyantai, tanpa beban, dan semua dikerjakannya dengan baik walaupun masih kurang rapi kata mbak supervisornya. tapi saya pribadi memuji semangat kerjanya dengan umur yang *ehem* setahun lebih muda dari saya. ia ternyata ingin melanjutkan pendidikannya, ke jenjang kuliah. sukses yaaa octa! terusin semangat lo!! sukses juga buat Mbak Rena, semoga bisa dapet tempat yang lebih pewe lagi yaaa mbak :D

and now, saya masih dalam tahap garap laporan magang yuhuuu. doakan saya yaa manteman, semoga lancar jaya sampe ujian pkl nanti hahaha. menghitung hari untuk kembali merantau ke purwokerto yang sangat sederhana tapi saya suka :3 kenangan pkl tak akan pernah terlupa dan akan selalu terkenang di hati #tsaaah

ini momen yang sempat diabadikan sebelum selesainya magang. mbak nanda, saya, mbak rena, mbak yuli. called us the cungkringers, because we are cungkring! hahaha. percaya atau enggak, berat badan kami dibawah 50kg semuaaa :O dan kami terobsesi untuk sedikit lebih gemuk. it's hard men!!
the cungkringers-because we are cungkring!
enough I think ya.. kangen QC division!! sukses untuk Ibu, Bapak, Mbak, Mas semua yang ada disanaaa! sampai berjumpa lagiiii {}

Sabtu, 15 Februari 2014

they're sooo....

sebenernya judul postingan saya diatas masih bersambung, tapi don't know what to say lebih tepatnya :')
galau? iya. mungkin. soal cinta? haha untungnya bukan soal itu sih. lalu?
someone there that sould be my bestfriend - katanya orang sih begitu...
pedih? iya kadang saya rasakan itu. tapi mulut ini nggak kunjung bisa berucap ke mereka. sempat ingin berbicara tapi entah mengapa feeling mengatakan kalau saya saat itu berbicara akan sangat merusak suasana.
orang lain menilai "oh itu mereka ya yang 'deket' banget, sampe punya julukan p*******". sejujurnya saya sempat merasa tidak nyaman. mengapa? disatu sisi saya bukan termasuk orang yang suka 'ngegeng', disisi lain, saya paham bagaimana perasaan orang-orang yang istilahnya tersisihkan, dan merasa bahwa adanya geng itu akan membuat makin tersisihkan.
maaf sebelumnya, kalau misalkan one of them ada yang baca postingan ini. saya nggak bermaksud membicarakan kalian disini, tempat yang biasanya beberapa dari kalian juga curhat disini. yak memang benar kata kalian, curhat di blog lebih nyaman, menemukan keasikan tersendiri dibanding cerita secara langsung.
saya berterimakasih sekali kalau kalian sudah mau mengganggap saya sebagai salah satu teman dekat kalian. tapi, apa yang saya rasakan sedikit berbeda. saya merasa belum terlalu dekat dengan kalian yang kata mereka saya satu geng dengan kalian.
kadang saya perhatikan begitu bahagianya kalian ketika berkumpul bertiga tanpa saya, tertawa sana sini sembari melontarkan jokes jokes lucu dan ceng-cengan soal cinta. saya tersenyum melihat kalian, tapi sejujurnya miris. ada apa?
kembali saya berpikir, tanpa saya pun kalian sudah sangat solid. jika saya benar-benar masuk ke dalam dunia kalian, apakah kehadiran saya akan merusak suasana? akankah saya membuat kaku tertawa kalian yang tadinya lepas. sempat berpikir pula, saya telah berada diluar lingkaran kalian, so buat apa saya ikut obrolan kalian? terkadang apa yang kalian bicarakan pun saya tak mengerti, roaming deh istilahnya.
sebegitu bodohnya kah saya sampai nggak tau gosip diantara kalian? se-kuper itu kah?
kalian bertiga sudah saling melengkapi, adanya saya sepeti hanya additional belaka, doesn't it?
maafkan saya kalau belakangan saya jarang berkumpul dengan kalian, jarang ikut latian nyanyi dan lebih memilih akademis saya. kita sama-sama tau, untuk apa kita ada disitu. dan menurut saya saat itu merupakan saat-saat saya untuk merintis kembali apa yang tak sengaja telah jatuh di semester sebelumnya. saya memang berbeda dari kalian, tak semudah itu menyerap apa yg telah diberikan dosen.

so girls, stay strong ya, kalau suatu saat nanti kalian baca ini. I just wanna tell what I fell between us. udah berbulan-bulan lalu sebenarnya mau ngomong ini, cuma gak tau kenapa lidah selalu kelu :|
aku percaya udah terjalin ikatan dan feeling yang kuat diantara kalian bertiga. aku akan coba buat pedekate lagi sama kalian, kalau kalian masih membuka kesempatan itu.
let me in?

Sabtu, 25 Januari 2014

useful holiday

wohoooo. happy new year kawaaan! ngapurane yo lama nggak nongol
jadiiii intinya sekarang udah selesai ujian daaan liburan wuhuuuu. bisa balik ke rumah deh, sebulan dirumah. puji Tuhaaan :D
tapi, liburan kali ini saya nggak hanya makan tidur nonton tv sama online doang kayak liburan kemarin. sekarang ada kewajiban akademik yang harus dijalankan dan diselesaikan di liburan ini. mahasiswa semester 5, apalgi? PKL!!! uyeaaay!
awalnya cari tempat PKL saya pikir mudah, sekali nyoba langsung dapet meski di tempat yang agak jauh sekalipun. eh ternyata Tuhan belom mengijinkan saya untuk ke perusahaan biskuit di daerah Karawang itu. kepotong kesibukan ini itu, ujian tengah semester, nugas dan lain sebagainya, barulah saya tersadar waktu semakin mendekati akhir semester dan saya belum mendapatkan tempat PKL. sempat diberi alternatif ibu saya (melalui kenalannya): "coba aja ke so*ro dek, si mbak *** kan dia kerja di anak perusahaannya so*ro". awalnya saya hanya sebatas mengiyakan omongan ibu saya ini, ah saya bisa jalan, cari sendiri, begitu pikir saya.
cari mencari mencari... dapetlah alamat dan nomor telepon sebuah perusahaan roti di sentul. tanpa pikir panjang langsung lah telepon. operator jutek. yah sudah biasa telepon kesana sini dapetnya jutek dulu hahaha inilah yang menjadi ujian awal :" mbak HRD nya sih baik yaaa, sampai saya mengajak salah satu teman saya untuk bersama magang di tempat itu. proposal sent. sorenya, hmmmm ternyata mendapat kabar yang kurang baik. ternyata Tuhan masih ingin saya bersabar dan terus berusaha, mencoba dan tak putus asa. nangis, iya sempet haha rasanya udah down banget, kalo nggak salah itu udah akhir november. semakin mendekati desember  dan akhir semester. langsung ibu-lah yang jadi tempat cerita saya. ibu juga ternyata mengkhawatirkan saya yang tak kunjung mendapatkan tempat magang juga. akhirnya kembali ibu menyarankan untuk ke perusahaan so*ro dimana ada kenalannya si ibu. tapi nggak tau kenapa saya teteuuup aja kekeuh gak mau, bilang "iya, nanti dicoba bikin proposal" cuma supaya ibu nggak kepikiran dan nggak khawatir sama saya. 
hopeless. iya, banget. disaat teman-teman bercanda, tertawa sembari bertanya "kamu PKL dimana nit?", jawaban saya hanya "dimana-mana, liat aja nanti" dengan senyum yang sangat dipaksakan. sampai salah seorang teman dekat saya bertanya: "kamu kenapa hari ini? auramu beda banget? ada apa?" dan karena tak kuat saya menceritakan kejadian hari kemarin, yah walaupun ia tak bisa membantu banyak, tapi setidaknya dia sudah mau mendengarkan cerita saya dan menampung keluh kesah saya.
cari mencari lagi mencari lagi. ketemu nomor perusahaan ini itu di-save. telepon sana sini macem-macem, ada yang jawabannya nggak bisa lah, nunggu sebulan dulu lah, hmm yaaa beragam lah pokoknya. sampai saya curhat ke kakak saya, soal kondisi saya ini. ternyata, keadaan ini tak hanya dialami saya, kakak saya dulu pun begitu, dan memang membuat kesal dan sedih. hmmmm ternyata... untungnya kakak saya mau membantu mencarikan kontak perusahaan-perusahaan pangan yang sekiranya bisa saya hubungi. sampai kakak saya iseng telepon ke salah satu perusahaan yoghurt di jalan raya bogor, tanya-tanya dan mengaku bahwa dialah yang akan PKL. ternyata bisa! tapi hanya di bagian QC (quality control) saja. hmmm awalnya saya pikir, prodi teknologi pangan apakah memperbolehkan? bukankan kami harus menjurus pada teknologi atau proses produksi yang berlangsung? setelah tanya senior sana sini ditambah konsul sama dosen pembimbing ternyata boleh. jadilah saya maju memberanikan diri untuk menelepon dan mengajukan proposal ke perusahaan tersebut. tadinya saya mengajak salah seorang teman saya yang bernasib sama, hopeless seperti saya awalnya. si doi mau, tapi masih mau nyoba ke sebuah perusahaan yang memproduksi permen di daerah jalan raya bogor. kabarnya, teman tantenya bekerja di perusahaan itu, jadilah ia mencoba peruntungannya. saya pikir, butuh waktu lama lagi jika saya harus menunggu kepastian teman yang satu ini. jadilah saya maju sendirian, itung-itung namanya magang ya samakan saja dengan bekerja. gak mungkin kan nanti kerja kita masuk bareng-bareng ajak temen? saya berusaha 'mendobrak' diri saya yang pemalu, tertutup dan susah bergaul ketika baru berkenalan, huaaaaa berat memang rasanya, tapi apa daya, waktu semakin sempit, terlalu mepet. jadilah saya mengajukan proposal ke perusahaan itu atas nama saya sendiri. yaaah konfirmasi memang lama, kasian mungkin mbak HRD yang dapet telepon dari saya terus. maaf ya mbak tia hihi :p tapi saya akui, dari bagian operator yang terima telepon saya itu baiiik banget, ramah, nggak kayak perusahaan lain yang (rata-rata) jutek :/ hehehe
finally, penantianku berujuuuunnggg~ mbak HRD akhirnya memperbolehkan saya magang disana yeaaaay! dengan masih memikirkan teman seperjuangan saya, kembali saya menanyakan apakah masih ada tempat tersedia untuk magang 1 orang lagi. yap ternyata masih bisa.. segera saya kabarkan teman saya itu. tapi sepertinya doi kekeuh mau di perusahaan permen itu, yasudah tak apa aku sendiri hehe. tapi, ternyata nasib berkata lain pada beberapa teman saya yang sudah mendapatkan tempat magang di perusahaan tepung daerah jakarta utara. pihak perusahaan menghendaki mereka magang mulai awal januari, tapi mereka tidak bisa karena masih melaksanakan uas. jadilah mereka mundur dari perusahaan itu, dan ada salah satu dari mereka yang menanyakan dimana saya PKL atau magang. saya pikir, wah gak papa lah saya kasih kontak perusahaan yoghurt ini, lumayan jadinya ada temen hihi. tapi ternyata, Tuhan menghendaki saya ada di perusahaan itu sendirian untuk perwakilan dari universitas saya, karena ternyata sudah penuh. hmmmm yaaaa okei...

dan, disinilah sekarang saya berada...
PT. Yummy Food Utama, daerah ciracas. bersebrangan dengan Frisian Flag Indonesia. daerah Pasar Rebo :)) thanks God..
ini nih, logonya PT. Yummy Food Utama
 
spesialisasi perusahaan ini memang dairy products. tak hanya yoghurt saja, tapi juga ada cheese dan berbagai macam cheese berbumbu. hmm YUMMY!
dan yang lebih mengasyikan lagi yaituuuuu silakan ambil produk yummy ini sesukamuuuuu. tetapi sesudah diuji tentunya haha. yap, karena saya ditempatkan di bagian QC, jadilah berhubungan dengan uji-menguji produk dan sesudah ituuuu, silakan mau dimakan atau dibawa pulang juga boleh wuhuuu asyiiik!
dan saya bertemu dengan teman sesama magang yang ternyata berasal dari UGM, Fakultas Peternakan :) walaupun perusahaannya nggak sebesar perusahaan lain, tapiiii yang saya ambil disini adalah pengalaman. jadii selamat mencari pengalaman! ^_^

maturnuwun Gusti... selamat ber-PKL ria!! selamat mengerjakan laporan nantinyaaa :D